Jumat, 29 November 2024

Pentingnya Memilih Jajanan Sehat pada Anak

 

Pentingnya Memilih Jajanan Sehat pada Anak


Oleh: Rahmah Indrayati, SP

Penyuluh Pangan

 

Dinas Ketahanan Pangan

Kabupaten Indragiri Hulu

 

Menjadikan anak-anak yang kuat, sehat dan cerdas merupakan dambaan dari setiap orang tua. Salah satu faktor penting yang menentukan hal tersebut adalah jumlah asupan gizi yang mampu memenuhi kecukupan gizi. Asupan gizipun dapat berasal dari pangan yang disediakan di rumah tangga. Pangan olahan terkemas yang diperdagangkan secara komersial atau pangan siap saji termasuk pangan jajanan anak sekolah dan pangan jajanan yang dijual untuk langsung dikonsumsi

Jajanan berperan penting dalam menyediakan energi dan zat gizi lainnya pada anak usia sekolah. Karena, masa anak-anak usia sekolah merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan. Konsumsi  jajanan oleh anak di sekolah juga patut diperhatikan karena aktivitas anak sangat tinggi. Konsumsi  jajanan anak diharapkan dapat memberikan  energi dan nutrisi lain yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), anak usia sekolah merupakan kelompok anak berusia 7 hingga 12 tahun yang perlu menjaga dan memperhatikan keseimbangan gizi untuk tumbuh kembang yang optimal. Pada usia tersebut anak usia sekolah sudah menjadi konsumen makanan yang aktif dan mandiri dalam menentukan makanan dan minuman apa yang diinginkannya, apakah jajanan di sekolah atau di gerai lainnya.

 

Anak usia sekolah belum mengerti cara memilih jajanan yang sehat sehingga dapat berakibat pada kesehatannya. Anak biasanya membeli jajan menurut kesukaan mereka sendiri tanpa memikirkan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan hasil penelitian Wowor, P. dkk. (2018) menjelaskan bahwa faktor kebiasaan jajan anak juga dapat dipengaruhi oleh teman sebaya sebanyak 49% dan dipengaruhi oleh kebiasaan tidak membawa bekal dari rumah sebanyak 78%. Kedua faktor tersebut dapat menentukan jajanan yang dipilih dan dikonsumsi serta seberapa sering anak usia sekolah jajan. Anak sekolah juga seringkali lebih banyak beraktivitas di luar rumah dan sering lupa waktu makan sehingga harus membeli jajanan di sekolah untuk mengisi perutnya

Jajanan yang sehat merupakan jajanan atau cemilan pada anak-anak yang dapat memenuhi kebutuhan gizi. Tentunya tidak ada efek samping yaitu mengalami gangguan kesehatan atau keracunan. Jajanan sehat itu sendiri sangat penting karena kita harus memilih seperti apa jajanan yang bisa memenuhi energi untuk kebutuhan anak-anak, dimana energi itu sendiri bisa menjadi sumber tenaga. Jadi kita harus melihat jajanan yang dibeli anak-anak, apalagi saat ini banyak sekali jajanan kekinian dan anak bisa dengan sangat mudah menemukan jajanan apabila sudah memegang gadget

Banyak sekali dampak/risiko yang dapat dialami apabila sering jajan sembarangan seperti salah satu contohnya kalau anak-anak sering mengonsumsi makanan yang tinggi natrium/garam, tinggi gula dan juga tinggi minyak, maka akan berdampak obesitas. Apalagi kalau anak kurang aktivitas diluar rumah, karena kebanyakan anak-anak jaman sekarang lebih suka main gadget, beda dengan anak pada jaman dahulu yang suka main lompat tali atau permainan tradisional lainnya. Ditambah cemilan-cemilan saat ini, seperti minuman manis/soda atau snack ringan yang tinggi natrium/garam, ini akan berdampak bagi kecerdasannya nanti seperti kecerdasan kognotif, kemudian perkembangan dan pertumbuhan anak menjadi kurang bagus/tidak sesuai.

Peran edukasi orang tua sangat penting dalam memilih makanan/jajanan yang sehat, apalagi saat ini di sekolah anak-anak tidak didampingi orang tua. Saat di sekolah orang tua harus memberi tahu kepada anak, manakah makanan-makanan yang boleh mereka konsumsi. lebih baik orang tua bisa memberikan bekal makanan/cemilan untuk anak-anak. Dalam membuat bekal, orang tua bisa mencari tahu di internet seperti apa dan bagaimana membuat cemilan yang sehat. Dan bisa juga orang tua mengajak anak-anak untuk membuat makanan/cemilan yang sehat, karena secara tidak langsung anak-anak akan teredukasi sejak dini.

Menurut pakar-pakar kesehatan, semestinya jajanan untuk anak itu memiliki komposisi gizi yang baik dan berimbang. Selain juga tidak mengandung bahan pengawet, pewarna buatan dan bahan tambahan yang tak diperlukan, misalnya; perasa instan. Masih ditambah dengan kebersihan dalam proses pengolahan dan kebersihan bahan. Ciri-ciri jajanan sehat antara lain jajanan yang tidak memiliki warna mencolok, manis-asam-gurih berlebihan, dikemas dalam kemasan plastik yang aman (bahan polyethylene (PE) dan polypropylene (PP) yang berwarna bening/tidak keruh) dan memiliki izin dari BPOM. Perlu juga diperhatikan komposisi kandungan bahannya. Kebersihan pengolahan bahan juga perlu diperhatikan,

Terlalu sering dan menjadikan mengkonsumsi makanan jajanan menjadi kebiasaan akan berakibat negatif, antara lain :

1. Nafsu makan menurun

2. Makanan yang tidak higienis akan menimbulkan berbagai penyakit

3. Salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak

4. Kurang gizi sebab kandungan gizi pada jajanan belum tentu terjamin

5. Pemborosan

6. Permen yang menjadi kesukaan anak-anak bukanlah sumber energi yang baik sebab hanya mengandung karbohidrat. Terlalu sering makan permen dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan gigi.

Dengan mengetahui ciri-ciri makanan jajanan yang tidak sehat dan bahaya dari makanan jajajan yang tidak sehat, diharapkan orang tua dapat mengajari anak ciri-ciri makanan jajanan yang tidak sehat agar anak tidak membeli makanan jajanan yang tidak sehat. Atau orang tua dapat membawakan bekal buat anaknya, agar makanan yang masuk ke dalam tubuh anak terbukti kebersihan dan kesehatannya (Nurbiyati and Wibowo, 2014).

 

Sumber:

https://www.rsabhk.co.id/artikel-kesehatan/pentingnya-memilih-jajanan-sehat-pada-anakorg.translate.goog/homeowner/using-pesticides-safely-and-correctly/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

https://ahligizi.id/blog/2021/10/11/pentingnya-memilih-jajanan-sehat-demi-kesehatan-anak/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN

  BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN   Oleh: Rahmah Indrayati, SP Penyuluh Pangan   Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indr...