CARA MEMBUAT PEWARNA
MAKANAN YANG AMAN
DARI BAHAN ALAMI
Penyuluh Pangan
Selain rasa, penampilan makanan juga harus diperhatikan. Hidangan yang menarik akan membuat seseorang penasaran untuk mencobanya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempercantik hidangan ialah dengan menambahkan pewarna pada makanan. Zat aditif seperti pewarna memang bisa membuat makanan jadi tampak menarik dan menggiurkan. Namun, Anda perlu berhati-hati dengan pewarna makanan buatan berbahaya karena berisiko bagi kesehatan, tak jarang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). Untuk menghindari bahaya dari pewarna buatan, Anda bisa menggunakan bahan alami sebagai pewarna makanan
Berikut beberapa cara membuat pewarna makanan alami yang aman :
1.
Merah
Untuk mendapatkan warna merah gunakan kulit naga yang telah dibersihkan, lalu
keringkan. Selanjutnya, potong kulit buah menjadi potongan kecil dan di blender sampai
menjadi bubur. Kulit yang sudah menjadi bubur, disaring sampai halus. Lalu Anda
bisa campur langsung ke adonan makanan. Atau cara lain adalah menggunakan buat
bit,jika Anda ingin menghasilkan warna merah muda (pink) maka gunakan sedikit
bit, jika ingin merah terang gunakan banyak buah bit. Cara membuatnya mudah,
rebuslah buah bit sampai empuk. Lalu haluskan buah bit (melumatkan) dan saring
ke dalam wadah untuk mengekstrak warna yang dihasilkan.
2.
Kuning
Kunyit sering dijadikan pewarna alami
yang menghasilkan warna kuning. Warna kuning yang dikeluarkan sangat terang dan
pekat seperti emas. Cara membuatnya dengan merebus kunyit di air panas, tunggu
sampai air menghasilkan warna kuning. Cara lainnya bisa dengan melumatkan
kunyit di food processor, lalu tiriskan dan
ambil airnya
3.
Hijau
Warna hijau umumnya menggunakan daun suji
sebagai pewarna alami. Daun suji dikenal sebagai bahan pembuatan cendol yang
bisa menghasilkan warna hijau alami. Mirip seperti daun pandan yang sama-sama
menghasilkan warna hijau. Cara membuatnya, gunting daun suji menjadi potongan
kecil, lalu lumatkan, saring dan ambil airnya. Untuk hasil lebih kental, Anda
bisa mendiamkan air suji semalaman. Air yang direndam akan terpisah menjadi 2
bagian. Buang airnya dan ambil endapannya. Endapan itulah yang akan digunakan
untuk pewarna hijau alami. Atau bisa
menggunakan daun bayam maupun daun sawi dengan cara yang sama.
4.
Biru
Warna biru alami bisa dihasilkan
meggunakan bunga telang. Bunga telang adalah jenis tanaman perdu yang mampu
mengeluarkan warna biru. Kenapa bisa begitu? Menurut greeners co, bunga telang memiliki pigmen antosianin atau pigmen yang
memberikan warna secara alami. Cara membuatnya mudah, petik beberapa kuntum
bunga telang, tumbuk dan kasih sedikit air, lalu peras dan saring ekstraknya.
Ekstrak itulah yang digunakan untuk pewarna biru alami.
5.
Ungu
Untuk menghasilkan warna ungu, Anda dapat
menggunakan ubi ungu sebagai bahan pewarna alami. Ini karena ubi ungu memiliki
zat antosianin. Adapun rasanya terbilang netral, jadi tidak akan merubah rasa
makanan yang diberi pewarna. Cara membuat warna ungu nya bisa diambil dari
kulit ubi ungu karena bagian itulah yang mengandung zat antosianin paling
tinggi.
https://www.alodokter.com/lebih-sehat-berkat-pewarna-makanan-alami-buatan-sendiri