Stop Boros Pangan
Oleh: Rahmah Indrayati, SP
Penyuluh Pangan
Dinas Ketahanan Pangan
Kabupaten Indragiri Hulu
Boros pangan merupakan perilaku yang harus kita cegah agar tidak berdampak buruk pada ketahanan pangan bahkan terhadap lingkungan kita, Makanan yang harusnya habis atau masih layak dikonsumsi tidak menjadi sampah, bisa kita olah kembali, atau kita berikan kepada yang membutuhkan. Sisa makanan yang menumpuk dalam jumlah besar akan menghasilkan gas metana yang dapat membentuk gas rumah kaca yang menjadi salah satu pemicu pemanasan global.
Hilang dan terbuangnya pangan merusak keberlanjutan sistem pangan kita. Ketika makanan hilang atau terbuang, semua sumber daya yang digunakan untuk memproduksi makanan tersebut – termasuk air, tanah, energi, tenaga kerja dan modal menjadi sia-sia.
Berbagai upaya juga terus dilakukan Pemerintah untuk menguatkan ketahanan pangan nasional mulai dari sisi supply terkait dengan peningkatan produksi, upaya diversifikasi pangan, efisiensi distribusi pangan, penggunaan teknologi untuk meningkatkan produksi dan kualitas pangan, hingga penguatan stok pangan nasional.
Intensifikasi dilakukan dengan peningkatan kualitas bibit, pupuk, sarana produksi dengan teknologi terkini, seperti irigasi, pestisida, dan mesin pertanian. Dengan cara ini, produksi pangan dapat ditingkatkan secara kuantitas dan kualitas.
Selain pembangunan infrastruktur, upaya meningkatkan ketahanan pangan juga dilakukan dengan modernisasi irigasi yang saat ini masih terus disosialisasikan kepada para petani.Faktor penyebab terjadinya pemborosan adalah :
1. Manusia Merupakan faktor pemborosan yang terjadi karena gerakan, menunggu dan produksi yang berlebihan.
2. Mesin Merupakan faktor pemborosan yang terjadi karena proses yang berlebihan.
3. Material Merupakan faktor pemborosan yang terjadi karena transportasi, inventory dan kerusakan
Berikut beberapa cara di bawah ini agar dapat membuat sistem pengelolaan sampah di rumah menjadi lebih baik yaitu :
1.Memisahkan Sampah Sesuai Jenisnya.
2.Melakukan Zero Waste.
3.Membuat Pupuk dari Sampah Organik.
4.Membersihkan Tempat Sampah Setiap Hari.
5.Melakukan Daur Ulang Pada Sampah Anorganik.
Sumber : https://dispertan.pemalangkab.go.id/index.php/2023/09/19/2784/
https://www.rri.co.id/lain-lain/779309/gerakan-selamatkan-pangan-stop-boros-pangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar