Jumat, 28 Februari 2025

CARA MEMBUAT PEWARNA MAKANAN YANG AMAN DARI BAHAN ALAMI

 

CARA MEMBUAT PEWARNA MAKANAN YANG AMAN DARI BAHAN ALAMI

 

Oleh: Rahmah Indrayati, SP

Penyuluh Pangan

 

Dinas Ketahanan Pangan

Kabupaten Indragiri Hulu

 

 

 

Selain rasa, penampilan  makanan juga harus diperhatikan. Hidangan yang menarik akan membuat seseorang penasaran untuk mencobanya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempercantik hidangan ialah dengan menambahkan pewarna pada makanan.

 

Zat aditif seperti pewarna memang bisa membuat makanan jadi tampak menarik dan menggiurkan. 

Namun, Anda perlu berhati-hati dengan pewarna makanan buatan berbahaya karena berisiko bagi kesehatan, tak jarang bersifat karsinogenik (pemicu kanker).

Untuk menghindari bahaya dari pewarna buatan, Anda bisa menggunakan bahan alami sebagai pewarna makanan.


Berikut beberapa cara membuat pewarna makanan alami yang aman :

1. Merah

Untuk mendapatkan warna merah gunakan kulit naga yang telah dibersihkan, lalu keringkan. Selanjutnya, potong kulit buah menjadi potongan kecil dan di blender sampai menjadi bubur. Kulit yang sudah menjadi bubur, disaring sampai halus. Lalu Anda bisa campur langsung ke adonan makanan. Atau cara lain adalah menggunakan buat bit,jika Anda ingin menghasilkan warna merah muda (pink) maka gunakan sedikit bit, jika ingin merah terang gunakan banyak buah bit. Cara membuatnya mudah, rebuslah buah bit sampai empuk. Lalu haluskan buah bit (melumatkan) dan saring ke dalam wadah untuk mengekstrak warna yang dihasilkan.

 

2. Kuning

Kunyit sering dijadikan pewarna alami yang menghasilkan warna kuning. Warna kuning yang dikeluarkan sangat terang dan pekat seperti emas. Cara membuatnya dengan merebus kunyit di air panas, tunggu sampai air menghasilkan warna kuning. Cara lainnya bisa dengan melumatkan kunyit di food processor, lalu tiriskan dan ambil airnya

 

3. Hijau

Warna hijau umumnya menggunakan daun suji sebagai pewarna alami. Daun suji dikenal sebagai bahan pembuatan cendol yang bisa menghasilkan warna hijau alami. Mirip seperti daun pandan yang sama-sama menghasilkan warna hijau. Cara membuatnya, gunting daun suji menjadi potongan kecil, lalu lumatkan, saring dan ambil airnya. Untuk hasil lebih kental, Anda bisa mendiamkan air suji semalaman. Air yang direndam akan terpisah menjadi 2 bagian. Buang airnya dan ambil endapannya. Endapan itulah yang akan digunakan untuk pewarna hijau alami. Atau bisa  menggunakan daun bayam maupun daun sawi dengan cara yang sama.

 

4. Biru

Warna biru alami bisa dihasilkan meggunakan bunga telang. Bunga telang adalah jenis tanaman perdu yang mampu mengeluarkan warna biru. Kenapa bisa begitu? Menurut greeners co, bunga telang memiliki pigmen antosianin atau pigmen yang memberikan warna secara alami. Cara membuatnya mudah, petik beberapa kuntum bunga telang, tumbuk dan kasih sedikit air, lalu peras dan saring ekstraknya. Ekstrak itulah yang digunakan untuk pewarna biru alami.

5. Ungu

Untuk menghasilkan warna ungu, Anda dapat menggunakan ubi ungu sebagai bahan pewarna alami. Ini karena ubi ungu memiliki zat antosianin. Adapun rasanya terbilang netral, jadi tidak akan merubah rasa makanan yang diberi pewarna. Cara membuat warna ungu nya bisa diambil dari kulit ubi ungu karena bagian itulah yang mengandung zat antosianin paling tinggi.

 

Sumber: https://www.kompas.com/food/read/2021/04/10/101200775/17-bahan-pewarna-alami-untuk-masakan-ada-daun-pandan-dan-bunga-telang

 https://www.alodokter.com/lebih-sehat-berkat-pewarna-makanan-alami-buatan-sendiri

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN

  BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN   Oleh: Rahmah Indrayati, SP Penyuluh Pangan   Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indr...