Rabu, 30 Oktober 2024

Penggunaan Pestisida yang Aman di Rumah dan Kebun

 

Penggunaan Pestisida yang Aman di Rumah dan Kebun


Oleh: Rahmah Indrayati, SP

Penyuluh Pangan

 

Dinas Ketahanan Pangan

Kabupaten Indragiri Hulu

 

Pemilik rumah dan tukang kebun rumah sering menghadapi masalah dalam mengendalikan serangga, gulma, penyakit tanaman, dan hama lain yang mencemari makanan, merusak properti, merusak hasil kebun, atau menyebabkan gangguan pribadi. Terkadang, beberapa hama ini tidak dapat dikendalikan tanpa menggunakan pestisida. 

Penggunaan pestisida yang tepat telah terbukti bermanfaat bagi masyarakat kita. Produksi pangan dunia dan pengendalian penyakit menular bergantung pada pestisida. Namun, perlu diketahui bahaya pestisida bagi manusia, hewan peliharaan, dan lingkungan. 

Apa itu Pestisida?

Pestisida adalah bahan kimia yang berasal dari tumbuhan, hewan, atau sintetis yang diproduksi untuk membunuh atau mengusir hama—serangga, gulma, organisme penyebab penyakit tanaman, hewan pengerat, dan berbagai jenis hewan dan tumbuhan lainnya—yang mengancam kesehatan, makanan, atau kenyamanan manusia. Disinfektan juga dianggap sebagai pestisida. Pestisida dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan organisme yang ingin dikendalikannya.

Kelompok-kelompok ini adalah: 

Insektisida 

Bahan kimia yang digunakan untuk melindungi manusia, hewan, dan tumbuhan dari gangguan serangga, kerusakan, dan penghancuran. 

Fungisida 

Bahan kimia yang digunakan untuk melindungi manusia, hewan, dan tumbuhan dari organisme jamur yang menyebabkan penyakit.

 Herbisida 

Bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan vegetasi yang tidak diinginkan, baik secara selektif maupun umum.

 Rodentisida 

Bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan tikus, mencit, dan hama hewan pengerat lainnya.

 Mitisida atau Acarasida 

Bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan tungau dan kutu.

 Bahaya Pestisida

Semua pestisida dirancang untuk mengusir atau membunuh hama. Semua pestisida adalah racun, termasuk yang berbahan organik dan alami. Jika tidak ditangani dan diaplikasikan dengan benar, banyak pestisida yang digunakan di rumah atau kebun dapat melukai manusia dan hewan. Sebagian besar keracunan pestisida, baik pada orang dewasa, anak-anak, atau hewan peliharaan, disebabkan oleh penggunaan yang ceroboh, penyimpanan yang tidak tepat, atau ketidaktahuan pengguna.

 Sisa pestisida dalam jumlah kecil pada buah dan sayur disebut residu. Badan Perlindungan Lingkungan mengizinkan sejumlah residu pada buah dan sayur yang tidak menimbulkan risiko bagi manusia. Jika pestisida digunakan dalam jumlah berlebihan, kadar residu ini dapat berbahaya. Oleh karena itu, sangat penting bagi pemilik rumah untuk mengikuti petunjuk pada label pestisida guna menghindari potensi residu yang berbahaya.

 Pencemaran lingkungan merupakan ancaman dari penyalahgunaan pestisida. Penggunaan yang tidak tepat atau pembuangan pestisida yang ceroboh dapat mengakibatkan pencemaran tanah dan air. Sebagian besar pestisida saat ini terurai atau rusak dengan cepat. Akumulasi pestisida saat ini relatif sedikit, dibandingkan dengan pestisida yang digunakan pada tahun 1970-an.

Jika digunakan dengan benar, pestisida akan memberikan pengendalian hama yang memuaskan di rumah dan kebun tanpa membahayakan siapa pun atau lingkungan. Untuk meminimalkan bahaya pestisida, gunakan pestisida yang tepat hanya jika diperlukan dan dengan sangat hati-hati dan penuh rasa hormat.

Sebelum Menggunakan Pestisida

· Bacalah labelnya dengan seksama!

· Ketahui semua tindakan pencegahan.

· Kenali informasi Pertolongan Pertama.

· Kenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat

Paparan Pestisida

Pestisida dapat masuk ke dalam tubuh melalui inhalasi, konsumsi, atau penyerapan melalui kulit dan mata. Kulit biasanya paling banyak terpapar, jadi penting untuk melindungi tubuh sebanyak mungkin. Pastikan Anda mengenakan pakaian pelindung yang diwajibkan (tercetak pada label) sebelum membuka wadah pestisida.

Peralatan pelindung diri (APD)  adalah pakaian dan peralatan lain yang dikenakan untuk melindungi tubuh dari kontak dengan pestisida atau residu pestisida. Kenakan jenis pakaian pelindung yang diwajibkan pada label: misalnya, kemeja lengan panjang, celana panjang, pakaian terusan, sarung tangan anti-penyerap (bukan kulit atau kain), alas kaki karet (bukan kanvas atau kulit), topi, kacamata, atau penyaring kabut debu. Jika tidak ada pakaian khusus yang tercantum, sarung tangan anti-penyerap, kemeja lengan panjang, celana panjang, kaus kaki, dan sepatu tertutup direkomendasikan. Lensa kontak dapat menahan bahan pada mata; kenakan pelindung mata atau lepaskan lensa kontak sebelum mencampur dan mengaplikasikan pestisida

Sumber:

https://extension-okstate-edu.translate.goog/fact-sheets/safe-use-of-pesticides-in-the-home-and-garden.html?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

https://pesticidestewardship-org.translate.goog/homeowner/using-pesticides-safely-and-correctly/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN

  BERTANAM SAYAURAN UNTUK KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN   Oleh: Rahmah Indrayati, SP Penyuluh Pangan   Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indr...